Ajang tennis tunggal putri US Open 2011 baru saja berakhir dengan Samantha Stosur keluar sebagai juara mengalahkan petenis tuan rumah Serena Williams 2 set langsung 6-2 dan 6-3. Gelar Grand Slam ini merupakan gelar pertama petenis asal Australia setelah tahun lalu Stosur berhasil mencapai final Perancis terbuka namun gagal menjadi juara karena dikalahkan oleh Francesca Schiavone.
Kemenangan Stosur kali ini sungguh luar biasa mengingat lawannya Serena Williams mendapat dukungan dari puluhan ribu penonton yang memadati stadiun Flushing Meadows serta jutaan rakyat Amerika karena bertepatan pada tanggal 11 September memperingati tragedi WTC yang memberi semangat tersendiri bagi Serena. Namun ketenangan Stosur berhasil mengatasi kepiawaian Serena yang pernah mengoleksi 3 gelar US Open.
Final Tunggal Putra
Sementara itu ditunggal putra, Novak Djokovic kembali bertemu dengan Rafael Nadal yang merupakan partai ulangan Wimbledon 2011 atau US Open tahun lalu. Di tahun 2011 ini Djokovic dan Nadal telah bertemu sebanyak 6 kali di final dimana Djokovic lebih dominan dengan memenangi 5 kali final tetapi tahun lalu Nadal mengalahkan Djokovic dan menjuarai US Open untuk pertama kalinya. Djokovic mencapai final setelah mengalahkan Federer di semifinal melalui pertarungan sengit 5 set dimana Djokovic terlebih dahulu ketinggalan 2 set, sedangkan Nadal tidak terlalu kesulitan mengalahkan Andy Murray yang selalu dikalahkan oleh Nadal di semifinal Grand Slam tahun ini.
Tampilkan postingan dengan label Info Olahraga : Tennis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Olahraga : Tennis. Tampilkan semua postingan
Selasa, 13 September 2011
Senin, 04 Juli 2011
Djokovic juara putra Wimbledon 2011
Berakhir sudah GrandSlam tennis Wimbledon 2011 setelah kemarin 3 Juli, dilangsungkan partai final tunggal putra antara Rafael Nadal melawan Novak Djokovic yang dimenangkan oleh Djokovic dengan skor 6-4, 6-1, 1-6, dan 6-3. Kemenangan Djokovic ini merupakan gelar Wimbledon pertamanya serta gelar GrandSlam keduanya di tahun 2011 dimana Djokovic juga juara di Australia terbuka.
Djokovic mengawali karirnya di tahun 2011 dengan mencatat sejarah 41 kemenangan berturut sebelum dihentikan oleh Roger Federer di semifinal Perancis terbuka. Djokovic kembali mencatatkan kemenanngan tak terkalahkan di Wimbledon dan keluar sebagai juara dengan total 48 kemenangan dan hanya 1 kekalahan saja. Djokovic juga menggeser posisi Nadal sebagai peringkat 1 dunia walaupun Nadal yang keluar sebagai juara Wimbledon. Djokovic juga mencatat sebagai orang pertama yang mengalahkan Nadal di 5 kali final ( baca juga Djokovic petenis paling bersinar 2011 ).
Keberhasilan Djokovic menjadi petenis nomor satu dunia telah membuktikan bahwa Djokovic akhirnya bisa mematahkan dominasi Federer Nadal yang telah berlangsung sejak tahun 2005. Mampukah Djokovic terus mempertahankannya? Banyak yang memprediksikan Nadal dan Djokovic akan terus bersaing karena keduannya masih matang dalam usia ( Nadal 25 tahun sedangkan Djokovic 25 tahun ) Sedangkan bagi Federer karirnya sudah mencapai penutupan. Federer jarang memenangi sebarang gelar ditahun 2011 serta nihil gelar GrandSlam, satu-satunya harapannya adalah di US Open.
Djokovic mengawali karirnya di tahun 2011 dengan mencatat sejarah 41 kemenangan berturut sebelum dihentikan oleh Roger Federer di semifinal Perancis terbuka. Djokovic kembali mencatatkan kemenanngan tak terkalahkan di Wimbledon dan keluar sebagai juara dengan total 48 kemenangan dan hanya 1 kekalahan saja. Djokovic juga menggeser posisi Nadal sebagai peringkat 1 dunia walaupun Nadal yang keluar sebagai juara Wimbledon. Djokovic juga mencatat sebagai orang pertama yang mengalahkan Nadal di 5 kali final ( baca juga Djokovic petenis paling bersinar 2011 ).
Keberhasilan Djokovic menjadi petenis nomor satu dunia telah membuktikan bahwa Djokovic akhirnya bisa mematahkan dominasi Federer Nadal yang telah berlangsung sejak tahun 2005. Mampukah Djokovic terus mempertahankannya? Banyak yang memprediksikan Nadal dan Djokovic akan terus bersaing karena keduannya masih matang dalam usia ( Nadal 25 tahun sedangkan Djokovic 25 tahun ) Sedangkan bagi Federer karirnya sudah mencapai penutupan. Federer jarang memenangi sebarang gelar ditahun 2011 serta nihil gelar GrandSlam, satu-satunya harapannya adalah di US Open.
Sabtu, 02 Juli 2011
Kvitova Juara tunggal Putri Wimbledon 2011
Berakhir sudah final putri GrandSlam Wimbledon 2011 antara Petra Kvitova ( unggulan 8 ) melawan Maria Sharapova ( unggulan 5 ) yang dimenangkan oleh Kvitova 2 set langsung 6-3 dan 6-4. Kemenangan Kvitova ini merupakan gelar GrandSlam pertamanya sejak mengawali debut pro nya di tennis pada tahun 2008. Petenis asal Republik Ceko ini sebenarnya kurang diunggulkan ketimbang lawannya Maria Sharapova. Sharapova yang juga mantan petenis nomor 1 dunia mulai bangkit kembali ditahun 2011 ini dimana ia mencapai semifinal Perancis terbuka dan final Wimbledon namun sayangnya nasib baik masih belum memihaknya. Sharapova juga sering melakukan kesalahan serta sevis yang kurang bagus dari biasanya sehingga Kvitova sering mencuri nilai dari servis Sharapova.
Kemenangan Kvitova juga tercatat sebagai petenis kedua kelahiran Republik Ceko yang memenangi GrandSlam setelah Martina Navratilova legenda tenis 70an dan 80an yang juga idola Kvitova.
Kemenangan Kvitova juga tercatat sebagai petenis kedua kelahiran Republik Ceko yang memenangi GrandSlam setelah Martina Navratilova legenda tenis 70an dan 80an yang juga idola Kvitova.
Selasa, 28 Juni 2011
Kejutan 4th Round GrandSlam Wimbledon 2011
GrandSlam tennis Wimbledon 2011 telah memasuki ronde ke-4. Kejutan terjadi di ronde ke-4 dengan banyaknya unggulan yang tersingkir. Salah satunya adalah petenis peringkat 1 dunia asal Denmark Caroline Wozniacki dikalahkan oleh petenis asal Slovakia Dominika Cibulkova ( peringkat 24 ) dengan skor 6-1, 6-7, dan 5-7. Wozniacki yang mendominasi set pertama harus menyerah kalah didua set berikutnya. Kekalahan ini semakin memperpanjang kegagalan Wozniacki untuk menjuarai GrandSlam pertamanya. Wozniacki juga senasib dengan petenis asal Rusia Dinara Safina yang juga mantan petenis nomor satu dunia tanpa memenangi sebarang piala GrandSlam.
Kegagalan Williams bersaudara
Kejutan lainnya juga dialami Williams bersaudara. Venus dan Serena mengalami kekalahan pada hari yang sama di GrandSlam favorit mereka. Serena terlebih dahulu dikalahkan oleh Petenis asal Perancis Marion Bartoli 6-3 dan 7-6. Tak lama kemudian Venus menyusul adiknya dikalahkan oleh petenis asal Bulgaria Tsvetana Pironkova 6-2 dan 6-3. Sebelumnya Pironkova juga mengalahkan petenis nomor dua dunia Vera Zvonareva di ronde ke-3.
Kekalahan Williams bersaudara di hari yang sama sungguh diluar prediksi. Williams bersaudara adalah petenis yang paling disegani di Wimbledon dan telah beberapa kali mencapai final Williams.
Serena 4 kali juara Wimbledon pada tahun 2002, 2003, 2009, dan 2010 dengan total 13 gelar GrandSlam sedangkan Venus mengkoleksi 5 juara Wimbledon pada tahun 2000, 2001, 2005, 2007, dan 2008 dengan total 7 gelar GrandSlam.
Selain Wozniacki dan Williams bersaudara, petenis -petenis unggulan yang juga telah tersingkir adalah Li Na ( peringkat 3 ), Fransesca Schiavone ( peringkat 6 ), dan Samantha Stosur ( peringkat 10 )
Kegagalan Williams bersaudara
Kejutan lainnya juga dialami Williams bersaudara. Venus dan Serena mengalami kekalahan pada hari yang sama di GrandSlam favorit mereka. Serena terlebih dahulu dikalahkan oleh Petenis asal Perancis Marion Bartoli 6-3 dan 7-6. Tak lama kemudian Venus menyusul adiknya dikalahkan oleh petenis asal Bulgaria Tsvetana Pironkova 6-2 dan 6-3. Sebelumnya Pironkova juga mengalahkan petenis nomor dua dunia Vera Zvonareva di ronde ke-3.
Kekalahan Williams bersaudara di hari yang sama sungguh diluar prediksi. Williams bersaudara adalah petenis yang paling disegani di Wimbledon dan telah beberapa kali mencapai final Williams.
Serena 4 kali juara Wimbledon pada tahun 2002, 2003, 2009, dan 2010 dengan total 13 gelar GrandSlam sedangkan Venus mengkoleksi 5 juara Wimbledon pada tahun 2000, 2001, 2005, 2007, dan 2008 dengan total 7 gelar GrandSlam.
Selain Wozniacki dan Williams bersaudara, petenis -petenis unggulan yang juga telah tersingkir adalah Li Na ( peringkat 3 ), Fransesca Schiavone ( peringkat 6 ), dan Samantha Stosur ( peringkat 10 )
Senin, 06 Juni 2011
Nadal kembali menjuarai Perancis terbuka
Berakhir sudah final klasik antara Rafael Nadal dengan Roger Federer di Perancis terbuka 2011 yang dimenangkan oleh Nadal dengan skor 7-5, 7-6 ( tie break 7-3 ), 5-7, dan 6-1. Diawal set Federer tampil meyakinkan dengan memimpin terlebih dahulu 3-0, namun Nadal yang tak pernah kehilangan semangat berhasil mengejar ketinggalan hingga menyamakan kedudukan 5-5 yang akhirnya dimenangkan oleh Nadal 7-5. Putus asa setelah kecurian di set pertama, Federer mencoba bangkit. Federer sebenarnya bisa memenangi set kedua setelah memimpin 6-5 namun sekali lagi Nadal menyamakannya dan menang melalui tie break 7-3. Kecolongan dua set masih tak memudarkan semangat Federer. Di set ketiga ia berhasil unggul 7-5. Di set keempat Federer benar-benar telah menyerah setelah ketinggalan 3-1 dan sering melakukan kesalahan hingga akhirnya kalah 6-1.
Kekalahan Federer semakin memperpanjang rekor tak pernah menang melawan Nadal di Perancis terbuka. Padahal di Grand Slam kali ini Federer tampil mengesankan dengan mengalahkan Novak Djokovic yang tak terkalahkan di tahun 2011 di semifinal namun fakta membuktikan Nadal lebih unggul di Perancis terbuka. Dalam karirnya di Perancis terbuka, Nadal cuma sekali saja kalah yakni dengan Robin Soderling di semifinal 2009 selebihnya menang sebanyak 45 kali. Kemenangan ini menambah koleksi piala Perancis terbuka menjadi 6 kali menyamai petenis legendaris asal Swedia Bjorn Borg yang bermain pada era 70an.
Kekalahan Federer semakin memperpanjang rekor tak pernah menang melawan Nadal di Perancis terbuka. Padahal di Grand Slam kali ini Federer tampil mengesankan dengan mengalahkan Novak Djokovic yang tak terkalahkan di tahun 2011 di semifinal namun fakta membuktikan Nadal lebih unggul di Perancis terbuka. Dalam karirnya di Perancis terbuka, Nadal cuma sekali saja kalah yakni dengan Robin Soderling di semifinal 2009 selebihnya menang sebanyak 45 kali. Kemenangan ini menambah koleksi piala Perancis terbuka menjadi 6 kali menyamai petenis legendaris asal Swedia Bjorn Borg yang bermain pada era 70an.
Sabtu, 04 Juni 2011
Li Na juara tunggal putri Perancis terbuka 2011
Berakhir sudah partai final tunggal putri Perancis terbuka 2011 antara Li Na melawan Francesca Schiavone yang dimenangi oleh Li Na dua set langsung 6-4 dan 7-6 ( tie break 7-0 ). Di set pertama Li Na tampil tenang dan percaya diri begitu juga di awal set kedua Li Na sempat unggul 4-2. Namun mungkin saja Li Na terlalu bernafsu untuk menjuarai Grand Slam pertamanya, Li Na sering melakukan kesalahan dan dimanfaatkan Schiavone hingga menjadi tertinggal 5-4. Beruntung Li Na bisa menyamakan kedudukan 5-5 dan kembali tenang hingga memaksa dilakukan tie break. Schiavone yang terlihat frustasi serta beragumen dengan wasit setelah sebuah pukulan Li Na yang dirasa keluar dinyatakan masuk oleh wasit. Sejak itu Schiavone seperti patah semangat dan sering melakukan kesalahaan hingga kalah tie break 7-0 tanpa balas. Schiavone pun terpaksa harus melepaskan gelar juarannya kepada Li Na.
Bagi Li Na juara ini adalah yang pertama kalinya di Grand Slam sekaligus mencatat sejarah sebagai petenis Asia pertama yang menjuarai Grand Slam. Prestasi Li Na diharapkan bisa memotivasi petenis-petenis Asia lainnya khususnya Indonesia untuk berprestasi seperti Li Na karena negara kita pernah memiliki petenis putri berbakat namun kini sudah tak pernah terdengar lagi kiprah mereka.
Bagi Li Na juara ini adalah yang pertama kalinya di Grand Slam sekaligus mencatat sejarah sebagai petenis Asia pertama yang menjuarai Grand Slam. Prestasi Li Na diharapkan bisa memotivasi petenis-petenis Asia lainnya khususnya Indonesia untuk berprestasi seperti Li Na karena negara kita pernah memiliki petenis putri berbakat namun kini sudah tak pernah terdengar lagi kiprah mereka.
Final Klasik Nadal vs Federer di Perancis terbuka 2011
Grand Slam Perancis terbuka 2011 telah memasuki final setelah semalam 3 Juni berakhir partai semifinal antara para unggulan 1 hingga 4. Unggulan pertama Rafael Nadal mengalahkan unggulan keempat Andy Murray tiga set langsung 6-4, 7-5, dan 6-4. Sedangkan unggulan ketiga Roger Federer mengalahkan sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan unggulan kedua Novak Djokovic dengan skor 7-6, 6-3, 3-6, dan 7-6.
Nadal yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke-25 di Perancis mengharapkan hadiah istimewa dengan menjuarai Perancis terbuka buat yang ke-6 kalinya. Harapan Nadal mungkin saja terealisasikan karena Perancis terbuka memang tempat favoritnya. Setelah sempat diragukan dibabak pertama hampir kalah dan akhirnya menang 5 set, Nadal langsung membungkam semua spekulasi dengan kemenangan-kemenangan hingga mencapai final. Lawan Nadal di final sebenarnya yang sangat diharapkannya adalah Djokovic. Selain ambisi untuk menghentikan rekor tak terkalahkan Djokovic, Nadal juga ingin membalaskan dendamnya setelah tahun ini 4 kali dikalahkan oleh Djokovic di final. Ambisi Nadal tersebut akhirnya harus terpendam setelah Federer lah yang menjadi orang pertama yang menghentikan Djokovic.
Ditahun 2011 banyak yang meramalkan karir Federer akan berakhir setelah turun peringkat menjadi peringkat ke-3 serta jarang menjuarai sebarang kejuaraan. Namun seperti tahun-tahun sebelumnya Federer kembali membuktikan bahwa ia masih bertenaga serta bersemangat dengan mencapai final sekaligus menghentikan rekor 43 kali tak terkalahkan Djokovic. Federer yang pernah menjuarai Perancis terbuka tahun 2009 berharap performanya juga akan stabil seperti ketika menghadapi Djokovic.
Sementara di tunggal putri, unggulan kelima serta juara bertahan Francesca Schiavone melawan unggulan keenam asal China Li Na. Schiavone yang mengalahkan petenis tuan rumah Marion Bartoli di semifinal kembali melangkah ke final buat yang kedua kalinya secara berturut. Final Schiavone dengan Li Na diharapkan berlangsung seru karena satunya adalah juara bertahan sedangkan yang satunya lagi petenis paling bersinar 2011 sekaligus memiliki ambisi menjadi juara Grand Slam yang pertama kalinya dalam 2 kali final Grand Slam berturut. Saksikan saja aksi mereka malam ini.
Nadal yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke-25 di Perancis mengharapkan hadiah istimewa dengan menjuarai Perancis terbuka buat yang ke-6 kalinya. Harapan Nadal mungkin saja terealisasikan karena Perancis terbuka memang tempat favoritnya. Setelah sempat diragukan dibabak pertama hampir kalah dan akhirnya menang 5 set, Nadal langsung membungkam semua spekulasi dengan kemenangan-kemenangan hingga mencapai final. Lawan Nadal di final sebenarnya yang sangat diharapkannya adalah Djokovic. Selain ambisi untuk menghentikan rekor tak terkalahkan Djokovic, Nadal juga ingin membalaskan dendamnya setelah tahun ini 4 kali dikalahkan oleh Djokovic di final. Ambisi Nadal tersebut akhirnya harus terpendam setelah Federer lah yang menjadi orang pertama yang menghentikan Djokovic.
Ditahun 2011 banyak yang meramalkan karir Federer akan berakhir setelah turun peringkat menjadi peringkat ke-3 serta jarang menjuarai sebarang kejuaraan. Namun seperti tahun-tahun sebelumnya Federer kembali membuktikan bahwa ia masih bertenaga serta bersemangat dengan mencapai final sekaligus menghentikan rekor 43 kali tak terkalahkan Djokovic. Federer yang pernah menjuarai Perancis terbuka tahun 2009 berharap performanya juga akan stabil seperti ketika menghadapi Djokovic.
Sementara di tunggal putri, unggulan kelima serta juara bertahan Francesca Schiavone melawan unggulan keenam asal China Li Na. Schiavone yang mengalahkan petenis tuan rumah Marion Bartoli di semifinal kembali melangkah ke final buat yang kedua kalinya secara berturut. Final Schiavone dengan Li Na diharapkan berlangsung seru karena satunya adalah juara bertahan sedangkan yang satunya lagi petenis paling bersinar 2011 sekaligus memiliki ambisi menjadi juara Grand Slam yang pertama kalinya dalam 2 kali final Grand Slam berturut. Saksikan saja aksi mereka malam ini.
Kamis, 02 Juni 2011
Li Na melangkah ke final Perancis Terbuka 2011
Prestasi Li Na ditahun 2011 bukan semata faktor keberuntungan belaka. Petenis asal China yang berhasil menjadi petenis Asia pertama yang mencapai final Grand Slam di Australia terbuka Januari yang lalu, kembali memperlihatkan kebolehannya setelah berhasil melangkah ke final Perancis terbuka. Final kali ini adalah yang kedua kalinya secara berturut. Di semi final Li Na mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia Maria Sharapova ( sekarang peringkat 7 ) dengan skor 6-4 dan 7-5.
Sharapova yang telah kembali ke performa terbaiknya sebenarnya bisa mengimbangi permainan Li Na namun di set kedua setelah Li Na unggul 6-5, Sharapova seperti kehilangan semangat setelah beberapa kali melakukan double foult yang membuatnya tersingkir.
Siapa lawan Li Na di final tinggal menunggu hasil semi final lainnya antara petenis tuan rumah Marion Bartolli melawan juara bertahan Perancis terbuka 2010 asal Italia Francesca Schiavone. Siapa pun pemenangnya tentu bukanlah lawan yang mudah bagi Li Na. Li Na harus tetap konsisten dan menjaga performanya tetap stabil agar bisa mencapai impiannya menjadi petenis Asia pertama yang menjuarai Grand Slam.
Sharapova yang telah kembali ke performa terbaiknya sebenarnya bisa mengimbangi permainan Li Na namun di set kedua setelah Li Na unggul 6-5, Sharapova seperti kehilangan semangat setelah beberapa kali melakukan double foult yang membuatnya tersingkir.
Siapa lawan Li Na di final tinggal menunggu hasil semi final lainnya antara petenis tuan rumah Marion Bartolli melawan juara bertahan Perancis terbuka 2010 asal Italia Francesca Schiavone. Siapa pun pemenangnya tentu bukanlah lawan yang mudah bagi Li Na. Li Na harus tetap konsisten dan menjaga performanya tetap stabil agar bisa mencapai impiannya menjadi petenis Asia pertama yang menjuarai Grand Slam.
Rabu, 25 Mei 2011
Djokovic petenis paling bersinar 2011
Tahun 2011 memang baru berlalu hampir setengah tahun, namun sensasi dan prestasi yang dicapai oleh petenis asal Serbia Novak Djokovic sangatlah menakjubkan. Djokovic mengawali karir 2011 dengan menjuarai Australia terbuka dengan mengalahkan Andy Murray di final. Berurut setelah menjuarai Australia terbuka Djokovic kembali menjuarai Dubai Tennis Championships ( mengalahkan Federer di final ), BNP Paribas Open ( mengalahkan Nadal di final ), Sony Ericsson Open ( juga mengalahkan Nadal di final ), Serbia Open ( mengalahkan Feliciano Lopez di final ), Madrid Open ( mengalahkan Nadal di final ), dan Rome Master ( mengalahkan Nadal di final ).
Djokovic juga mencatat rekor 37 kemenangan berturut sejak awal musim jauh mengalahkan rekor Ivan Lendl 29-0. Kemenangan-kemenangan tersebut juga menaikkan peringkat Djokovic menjadi nomor 2 setelah tahun lalu selalu berada di peringkat 3 dibawah bayang-bayang Nadal dan Federer.
Hingga tulisan ini saya terbitkan Djokovic masih tak terkalahkan dan memperpanjang rekornya menjadi 38-0 dengan mengalahkan Thiemo De Bakker di Perancis terbuka yang sudah dilangsungkan sejak 22 Mei yang lalu. Jikalau performa Djokovic tetap stabil dan berhasil menjuarai Perancis terbuka bukan tak mungkin ia akan menjadi petenis nomor satu dunia, namun langkah Djokovic sudah tentu akan dijegal Rafael Nadal yang sudah tak sabar membalaskan dendamnya setelah dikalahkan sebanyak 4 kali di final apalagi Perancis terbuka adalah Grand Slam favorit petenis nomor satu asal Spanyol tersebut.
Djokovic juga mencatat rekor 37 kemenangan berturut sejak awal musim jauh mengalahkan rekor Ivan Lendl 29-0. Kemenangan-kemenangan tersebut juga menaikkan peringkat Djokovic menjadi nomor 2 setelah tahun lalu selalu berada di peringkat 3 dibawah bayang-bayang Nadal dan Federer.
Hingga tulisan ini saya terbitkan Djokovic masih tak terkalahkan dan memperpanjang rekornya menjadi 38-0 dengan mengalahkan Thiemo De Bakker di Perancis terbuka yang sudah dilangsungkan sejak 22 Mei yang lalu. Jikalau performa Djokovic tetap stabil dan berhasil menjuarai Perancis terbuka bukan tak mungkin ia akan menjadi petenis nomor satu dunia, namun langkah Djokovic sudah tentu akan dijegal Rafael Nadal yang sudah tak sabar membalaskan dendamnya setelah dikalahkan sebanyak 4 kali di final apalagi Perancis terbuka adalah Grand Slam favorit petenis nomor satu asal Spanyol tersebut.
Minggu, 30 Januari 2011
Djokovic juara putra Australia terbuka 2011
Berakhir sudah ajang grand slam Australia terbuka 2011 setelah sore tadi menggelar partai final antara Novak Djokovic ( peringkat 3 ) melawan Andy Murray ( peringkat 5 ). Pertandingan seru tersebut dimenangkan oleh Djokovic tiga set langsung 6-4, 6-2, 6-3. Skor tersebut sungguh mengherankan bagi seorang Andy Murray bisa kalah dengan telak seperti tanpa perlawanan padahal seperti yang kita ketahui Andy Murray adalah seorang petenis Britania Raya yang terkenal gigih dan ngotot apalagi ini adalah kesempatan emas untuk menjuarai gelar grand slam pertamanya. Namun apa boleh dikata skill dan pengalaman Novak Djokovic di Australia terbuka terbukti berhasil meredam kegigihan Murray.
Kemenangan Djokovic di Australia terbuka mencatatkan namanya sebagai satu-satunya pemain Serbia yang berhasil menjuarai 2 grand slam, dimana gelar grand slam pertamanya juga di Australia terbuka pada tahun 2008. Prestasi gemilang Djokovic menandakan awal tahun yang bagus sekaligus diharapkan bisa menggeser dominasi Federer - Nadal yang sempat bertahan selama beberapa tahun. Kita nantikan saja aksi Djokovic di tiga grand slam yang akan datang.
Kemenangan Djokovic di Australia terbuka mencatatkan namanya sebagai satu-satunya pemain Serbia yang berhasil menjuarai 2 grand slam, dimana gelar grand slam pertamanya juga di Australia terbuka pada tahun 2008. Prestasi gemilang Djokovic menandakan awal tahun yang bagus sekaligus diharapkan bisa menggeser dominasi Federer - Nadal yang sempat bertahan selama beberapa tahun. Kita nantikan saja aksi Djokovic di tiga grand slam yang akan datang.
Sabtu, 29 Januari 2011
Clijsters juara putri Australia terbuka 2011
Ajang tennis Australia terbuka 2011 hampir mencapai penutupan setelah sore tadi di gelar partai final putri antara Kim Clijsters ( Belgia ) melawan Li Na ( China ). Praktis hanya tersisa satu partai penutupan paling bergengsi antara Novak Djokovic melawan Andy Murray yang akan dilangsungkan besok tanggal 30 Januari 2011.
Partai final tunggal putri antara Clijsters melawan Li berlangsung seru setelah pemain peringkat 9 asal China tersebut sempat memimpin terlebih 6-3 di set pertama. Li yang sempat di atas angin setelah di semifinal mengalahkan unggulan pertama Caroline Wozniacki. Sayangnya di set kedua semangatnya mulai mengendur setelah beberapa kali smash dan pukulan Li beberapa kali berhasil di balikkan oleh Clijsters yang akhirnya memenangi set kedua juga dengan skor 6-3. Di set terakhir Li Na yang sudah hilang semangat ditambah lagi menurunnya stamina akibat beberapa kali smash yang tak berbuah hasil akhirnya menyerah kalah dengan skor sama 6-3.
Hasil tersebut memastikan Clijsters keluar sebagai juara tunggal putri. Gelar grand slam ini adalah yang kedua setelah comeback dari pensiun. Grand slam pertamanya adalah US open 2010 selang beberapa bulan setelah comebacknya.
Buat Li Na walaupun ia gagal mencapai impian memenangi Grand Slam pertamanya namun ia telah mencatat rekor sebagai pemain asia pertama yang mencapai final. Tahun 2011 ini memang awal yang sangat luar biasa buat Li Na. Peringkatnya naik drastis setelah beberapa tahun yang lalu selalu mentok di peringkat 20 an. Kini ia menduduki peringkat ke-9 belum lagi setelah berhasil mencapai final mungkin saja peringkatnya akan kembali naik.
Pencapaian Li Na membuktikan bahwa pemain-pemain dari benua Asia memang pantas serta berpotensial termasuk Indonesia. Petenis-petenis putri Indonesia pernah mengharumkan nama negaranya sebut saja Yayuk Basuki ( pernah mencapai semifinal Wimbledon ), Angelique Widjaja ( Juara Wimbledon junior ) dan Wynne Prakusya. Namun belakangan nama-nama petenis kita tidak pernah terdengar lagi sepak terjangnya. Sudah saatnya harus membenah diri dan mencari bibit berbakat contohi saja Li Na mungkin suatu hari nanti negara kitalah yang menjuarai tuh Grand Slam.
Partai final tunggal putri antara Clijsters melawan Li berlangsung seru setelah pemain peringkat 9 asal China tersebut sempat memimpin terlebih 6-3 di set pertama. Li yang sempat di atas angin setelah di semifinal mengalahkan unggulan pertama Caroline Wozniacki. Sayangnya di set kedua semangatnya mulai mengendur setelah beberapa kali smash dan pukulan Li beberapa kali berhasil di balikkan oleh Clijsters yang akhirnya memenangi set kedua juga dengan skor 6-3. Di set terakhir Li Na yang sudah hilang semangat ditambah lagi menurunnya stamina akibat beberapa kali smash yang tak berbuah hasil akhirnya menyerah kalah dengan skor sama 6-3.
Hasil tersebut memastikan Clijsters keluar sebagai juara tunggal putri. Gelar grand slam ini adalah yang kedua setelah comeback dari pensiun. Grand slam pertamanya adalah US open 2010 selang beberapa bulan setelah comebacknya.
Buat Li Na walaupun ia gagal mencapai impian memenangi Grand Slam pertamanya namun ia telah mencatat rekor sebagai pemain asia pertama yang mencapai final. Tahun 2011 ini memang awal yang sangat luar biasa buat Li Na. Peringkatnya naik drastis setelah beberapa tahun yang lalu selalu mentok di peringkat 20 an. Kini ia menduduki peringkat ke-9 belum lagi setelah berhasil mencapai final mungkin saja peringkatnya akan kembali naik.
Pencapaian Li Na membuktikan bahwa pemain-pemain dari benua Asia memang pantas serta berpotensial termasuk Indonesia. Petenis-petenis putri Indonesia pernah mengharumkan nama negaranya sebut saja Yayuk Basuki ( pernah mencapai semifinal Wimbledon ), Angelique Widjaja ( Juara Wimbledon junior ) dan Wynne Prakusya. Namun belakangan nama-nama petenis kita tidak pernah terdengar lagi sepak terjangnya. Sudah saatnya harus membenah diri dan mencari bibit berbakat contohi saja Li Na mungkin suatu hari nanti negara kitalah yang menjuarai tuh Grand Slam.
Langganan:
Postingan (Atom)
